Translate
Popular Posts
Tampilkan postingan dengan label Cat Lovers. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cat Lovers. Tampilkan semua postingan
Jumat, 15 Juni 2012
Penyebab Bulu Rontok pada Kucing
Bulu-bulu menempel di sofa dan baju sepertinya sudah merupakan hal yang biasa bagi pemilik kucing, tapi sekarang kok, bulu yang rontok sepertinya semakin banyak. Ada rasa ketakutan si kucing sedang sakit atau ketakutan bulu kucing tak setebal dan seindah dulu lagi.
Masalah kerontokan bulu merupakan masalah yang sering menyerang kucing, apalagi yang berbulu panjang. Mengatasi masalah ini gampang-gampang susah karena penyebabnya yang banyak.
Sebenarnya ada banyak penyebab bulu rontok pada kucing, seperti di bawah ini.
Rontok normal
Umumnya kucing mengalami kerontokan bulu setidaknya sekali setahun yang kemudian diikuti pertumbuhan bulu baru. Beberapa kucing mengalami kerontokan 2 atau beberapa kali setahun dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Kerontokan yang tidak terlalu banyak juga terjadi pada kucing betina secara periodik sesuai siklus reproduksi kucing.
Kekurangan nutrisi
Anak kucing memerlukan makanan dengan kandungan protein minimal 30 %, sedangkan kucing dewasa 25-30 %. Selain itu juga memerlukan berbagai vitamin dan nutrisi lain agar tetap sehat dan keadaan kulit dan bulu juga tetap optimal. Makanan kucing komersial yang relatif murah biasanya mempunyai kanduingan protein yang rendah dan tidak mengandung berbagai vitamin dan nutrisi tambahan yang diperlukan kucing. Solusinya ganti atau campur dengan makanan yang lengkap dan seimbang nutrisinya (balanced & complete nutrition). Vitamin yang berhubungan erat dengan perkembangan bulu adalah vitamin A dan E.
Kelebihan vitamin
Seperti halnya kekurangan vitamin, kelebihan vitamin juga dapat menyebabkan bulu rontok dan kulit kering, berkerak dan mengelupas.
Suhu kandang/tempat tinggal terlalu panas
Fungsi kulit dan bulu adalah untuk melindungi badan dari berbagai pengaruh lingkungan dan penyakit. Kulit dan bulu juga berusaha mengatur suhu tubuh dalam batas tertentu. Pada tempat beriklim dingin bulu akan terangsang untuk tumbuh lebih tebal dan panjang karena berfungsi mencegah hilangnya panas dari tubuh. Sebaliknya kucing cenderung merontokkan bulunya sendiri bila lingkungan tempat tinggalnya terlalu panas. Tempatkanlah kucing ditempat yang sejuk, kering dan bersih dengan sirkulasi udara yang lancar.
Shampoo dan Mandi
Shampoo yang tidak sesuai untuk kucing baik dari segi kandungan dan derajat keasaman (ph) dapat menyebabkan kerontokan. Beberapa shampoo yang banyak busanya mempunyai kandungan deterjen yang cukup tinggi yang dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kerontokan. Frekuensi mandi yang terlalu sering dapat mempengaruhi kelembaban normal kulit dan bulu kucing. Kelembaban yang berlebihan dapat menjadi tempat yang sesuai bagi berkembangnya jamur. Sebaliknya kelembaban yang rendah membuat kulit dan bulu kering dan rapuh. Pembilasan dan pengeringan yang sempurna juga dapat membuat kulit iritasi dan bulu rontok.
Kutu/Pinjal (flea)
Gigitan pinjal dapat menimbulkan kemerahan, bengkak dan radang ringan disekitar gigitan. Bila jumlahnya banyak, reaksi alergi dan radang pada kulit semakin meningkat, akibatnya akan mempertinggi resiko kerontokan bulu yang tumbuh di atas kulit tersebut.
Tungau (mites)
Kebanyakan tungau hidup dengan menghisap cairan tubuh yang terdapat dikulit, sehingga akhirnya kulit mati dan kering akibat kekurangan cairan dan nutrisi. Tungau seperti demodex dan scabies sering menyerang kucing. Mahluk ini hidup dan tinggal di bawah kulit dalam lubang dan terowongan yang digalinya sendiri. Reaksi alergi dan radang yang muncul juga dapat memperparah kerusakan kulit dan bulu.
Jamur (mold)
Indonesia yang berada di daerah tropis dengan kelembaban tinggi merupakan daerah yang cocok bagi tumbuhnya berbagai jenis jamur. Bulu tebal dan panjang pada kucing juga menciptakan tempat yang cocok bagi tumbuhnya jamur. Salah satu penyakit kulit yang sering disebut Ringworm juga disebabkan oleh jamur. Selain menyerang kucing & anjing, penyakit ini juga dapat menyerang manusia dan menyebabkan gatal-gatal serta kemerahan pada kulit.
Gangguan hormon
Gangguan pada produksi beberapa hormon juga dapat mempengaruhi keadaan kulit dan bulu. Salah satu yang paling jelas adalah kebotakan yang bersifat simetris pada kedua sisi tubuh akibat gangguan pada hormon adrenal
Alergi
Alergi dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti gigitan kutu, makanan, vaksin dan obat-obatan, rumput atau tanaman lain, plastik, dll. Pemecahan masalah alergi relatif mudah yaitu dengan pemberian antihistamin dan menghindarkan kontak dengan bahan penyebab alergi, yang sulit adalah mencari dan mengidentifikasi bahan penyebab alerginya.
Obat-obatan
Obat-obatan anti kanker pada saat menjalani kemoterapi juga dapat menyebabkan bulu rontok. Suntikan beberapa jenis obat dapat menyebabkan kerontokan disekitar tempat suntikan. Bulu biasanya akan tumbuh kembali setelah efek obat habis.
Gangguan kekebalan
Kerontokan bulu juga terjadi pada beberapa penyakit gangguan kekebalan tubuh seperti autoimun.
7 Maksud Tersembunyi dibalik Kebiasaan Kucing
Berikut 7 Maksud Tersembunyi dibalik Kebiasaan Kucing:
1. Mengeong
Suara kucing ini sangat khas saat dia ingin bermain, saat dia lapar, ataupun hanya menyatakan rasa terima kasihnya pada kita.
Faktanya : Kucing beradaptasi dan berevolusi, tidak seperti keluarganya di alam liar, kucing rumah mengembangkan kemampuan khusus untuk meniru suara bayi manusia.
Penelitian yang dilakukan telah membuktikan bahwa suara mengeong kucing mempunyai frekuensi yang sangat mirip dengan suara tangis bayi.
Hal ini tentu membuat kita bergegas untuk menuruti permintaan si kucing. Kebetulan saja? Tidak, ini adalah mekanisme adaptasi dan evolusi tingkah laku kucing agar bisa bertahan hidup menjadi peliharaan kita.
2. Mengubur kotoran mereka
Yang selama ini kita percaya : Kucing adalah hewan yang bersih. Tiap kali buang air besar, dia selalu akan menguburnya. Hal ini tentu sangat membantu si pemilik.
Faktanya : Insting 'kebersihan' ini tidak timbul begitu saja. Kucing adalah predator dengan ukuran tanggung, yang artinya dia masih punya banyak musuh yang jauh lebih besar darinya di alam bebas. Bagaimana dia mengatasinya?
Dia mengatasinya dengan 'menyelundup' ke daerah kekuasaan predator lain ataupun kucing lain yang lebih dominan. Kucing yang tidak dominan tidak ingin keberadaannya diketahui karena itu berarti perkelahian yang sulit mereka menangkan?
Bagaimana ketika kucing anda ternyata tidak mengubur kotorannya? Berarti kucing anda merasa dia adalah predator paling dominan di lingkungannya sehingga dia tidak perlu menyembunyikan kotorannya, malah justru menandai wilayahnya.
3. Menggosokkan tubuhnya dengan manja
Yang selama ini anda percaya: Inilah cara kucing bermanja-manja dengan pemiliknya, juga untuk mengucapkan rasa terimakasih.
Faktanya : Seperti mamalia lain, kucing mempunyai kelenjar penghasil feromon pada kulitnya, kelenjar ini banyak terdapat di dekat ekor, sisi samping tubuh, dan leher dekat muka.
Feromon ini digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama kucing mengenai berbagai hal, misalnya batas wilayah, kepemilikan dan jenis kelamin kucing tersebut.
Dengan menggosokan tubuhnya ke anda, kucing anda mengklaim anda dengan label 'Milik si manis, jangan sentuh'.
4. Mendesis
Yang selama ini anda percaya : Kucing pada dasarnya menghindari perkelahian. Bila berselisih dengan sesama kucing mereka akan lebih banyak saling memberi peringatan dengan mendesis dan menarik telinganya ke belakang.
Hal ini juga berlaku ketika mereka tidak dalam mood yang baik untuk bermain dengan anda, mereka akan mendesis untuk memberi peringatan pada anda bahwa mereka tidak dalam mood yang baik.
Faktanya : Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kucing merupakan predator dengan ukuran tanggung dan mereka sebisa mungkin menghindari pertarungan dengan hewan yang lebih besar. Bagaimana caranya?
Di sinilah hebatnya kemampuan adaptasi kucing, mereka akan meniru binatang yang sangat ditakuti, bahkan oleh predator yang lebih besar yaitu ULAR.
Dengan mendesis dan menarik telinganya ke belakang serta membungkukkan badannya, kucing akan terlihat seperti ular berbisa yang sedang mendesis. Hewan yang lebih besar tersebut seringkali justru menjadi takut dan membatalkan niatnya untuk menyerang si kucing
5. Mandi ala kucing
Yang selama ini kita percaya : Kucing adalah hewan yang peduli akan kebersihan. Dia akan selalu menjaga tubuhnya tetap bersih dengan menjilatinya.
Faktanya : Kucing menjilati tubuhnya untuk menghilangkan bau lain, termasuk bau anda. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kucing mempunyai kelenjar yang menghasilkan feromon untuk berkomunikasi dengan sesamanya.
Bila terdapat bau lain, maka komunikasi ini tidak akan maksimal, untuk itu kucing menjilati bulunya. Dia menyingkirkan bau lain yang melekat di tubuhnya (termasuk bau anda) dan menstimulasi kelenjarnya untuk kembali menghasilkan feromon. Jadi jangan heran bila kucing anda selalu menjilati tubuhnya setelah anda peluk.
6. Memberi kado hasil buruan
Yang selama ini kita percaya : Kucing adalah pemburu alami, maka jangan heran bila dia akan membawakan anda burung atau tikus hasil buruan mereka. Ini adalah 'persembahan' kepada ketua kelompok, seperti pada kelompok kucing yang lebih besar, yaitu singa.
Faktanya : Kucing berbeda dengan singa. Singa merupakan hewan yang hidup berkelompok sedangkan kucing cenderung tinggal sendiri.
Kucing mengajarkan pada anggota keluarganya yang lain bagaimana cara berburu melalui berbagai tahap, tahapan yang paling pertama adalah membawakan binatang hasil buruan ke anak mereka untuk 'dibuat mainan', baru kemudian induk kucing akan berlanjut ke tahapan berikut dengan mengajarinya berburu.
Anda 'dikado' hasil burunannya? Sisi baiknya, anda dianggap bagian dari keluarganya.
7. Ritual Kucing Kawin
Yang selama ini kita percaya : Kucing betina tidaklah mudah untuk dikawini. Perlu proses merayu yang lama hingga berjam-jam hingga sang kucing jantan bisa mengawini sang betina.
Faktanya : Kucing betina memang tidak langsung menerima jantan yang mengajaknya kawin. Apakah karena harga diri? Atau karena ingin dirayu dulu?
Ternyata tidak, saat ada jantan yang mengajak betina untuk kawin, sang betina akan mengeong keras memanggil semua pejantan lain untuk berkompetisi.
Yang menang akan mendapatkan hak istimewa untuk kawin dengannya. Hal ini merupakan naluri wajar karena sang kucing betina hanya menginginkan sperma terbaik dari kucing jantan paling kuat yang masuk ke rahimnya.
Anda juga bisa mengetahui arti kebiasaan kucing yang lainnya disini
Memberi Hukuman atau Mendisiplinkan Kucing - Menghentikan Kebiasaan Buruk
Terkadang, kucing melakukan sesuatu yang tidak disukai oleh pemiliknya. Untuk membuat kucing tidak melakukan lagi hal-hal yang buruk, kita bisa mencoba untuk memberikan hukuman jika kucing melakukan hal buruk. Beberapa hal buruk yang bisa dijadikan dasar untuk menghukum kucing antara lain kebiasaan untuk menandai daerah kekuasaan (spraying), masalah buang air kecil/besar sembarangan dan kebiasaan mengasah kuku di sembarang tempat.
Aturan nomor satu dalam memberikan hukuman pada kucing adalah;
Anda dapat menghukum kucing hanya jika Anda melihat langsung saat kucing melakukan suatu hal buruk.
Misalnya Anda ingin menghukum kucing karena mengasah kuku di furnitur Anda. Ketika Anda pulang ke rumah, Anda menemukan furnitur baru Anda telah penuh dengan bekas cakaran. Sudah terlambat untuk menghukum si kucing dan hukuman apa pun yang diberikan tidak akan efektif karena si kucing tidak tahu karena apa ia dihukum. Mendekatkan hidung kucing pada bekas kencingnya merupakan cara yang baik untuk membuat kucing berpikir bahwa 'kau telah melakukan hal yang buruk'. Memberikan hukuman pada kucing setelah kejadian, hanya akan membuat kucing bingung dan bisa merusak hubungan Anda dengan si kucing.
Aturan nomor dua ketika memberikan hukuman pada kucing adalah;
Jangan pernah memukul kucing Anda.
Kucing tidak dapat merespon dengan baik terhadap pukulan dan memukul kucing dapat merusak hubungan Anda dengan si kucing. Memukul dapat menyakiti kucing dan sangat mungkin Anda akan digigit sebagai upaya kucing untuk membela dirinya. Kemungkinan yang paling dapat terjadi adalah kucing ingat akan perlakuan Anda dan menjadi takut kepada Anda. Metode pemukulan sangat tidak dianjurkan karena ada metode lain yang lebih baik.
Mengatasi kelakuan kucing yang nakal:
Memberi hukuman pada kucing berarti kita mencoba untuk mengurangi atau menghilangkan kebiasaan buruk si kucing. Caranya adalah dengan menanamkan pikiran pada kucing bahwa kebiasaan buruk sama dengan sesuatu yang tidak menyenangkan. Harus diperhatikan juga, kategori tidak menyenangkan menurut kita harus sama dengan apa yang menurut kucing tidak menyenangkan. Hal pertama yang dapat digunakan untuk menghukum kucing adalah semprotan air. Jika Anda mendapati kucing sedang asyik mencakari sofa, semprotkan air di wajahnya sehingga ia menjauh. Jika perlakuan tersebut dilakukan setiap saat kucing asyik mencakari sofa, tidak diperlukan waktu lama sampai kucing dapat menghentikan kebiasaannya tersebut. Perhatikan bahwa teknik ini hanya akan efektif bila kucing tidak melihat Anda sedang membawa penyemprot air. Jika kucing melihat Anda membawa penyemprot air, bisa dipastikan bahwa kucing akan mengulang kembali mencakari sofa pada saat Anda tidak melihat.
Untuk mencegah munculnya perilaku melindungi diri pada si kucing, Anda harus memberikan sesuatu sebagai pengganti kegiatan 'perkucingannya' itu. Misalnya kucing perlu mengasah kukunya. Berikan si kucing satu area tertentu di rumah Anda, suatu tempat di mana si kucing diijinkan untuk mengasah kukunya. Kadang-kadang kucing akan bertingkah kasar pada tuannya sebagai bagian dari insting predatornya. Jika demikian, berikan kucing mainan yang dapat mereka terkam dan buru. Bila diperlukan, Anda juga dapat ikut serta bermain bersama kucing kesayangan Anda.
Cara lain untuk mengurangi kebiasaan buruk kucing adalah dengan memberikan bau-bauan yang tidak disenangi oleh kucing di tempat-tempat yang tidak boleh diganggu oleh kucing. Kucing sangat tidak menyukai bau jeruk. Anda juga dapat mencoba dengan menggunakan isolasi double tape. Kucing tidak menyenangi sensasi lengket pada cakarnya dan double tape akan membuat kucing menghindari jenis jebakan ini. Kaleng bekas, cangkir plastik dan benda-benda lain yang dapat menghasilkan suara berisik dan ramai adalah benda-benda yang dapat meyakinkan kucing bahwa melompat pada daerah tertentu bukanlah ide yang bagus.
Masalah buang air sembarangan memerlukan perhatian khusus dari Anda, mengapa kucing melakukan hal tersebut. Apakah toiletnya kotor? Apakah kucing bisa melihat kucing lainnya dari jendela? Apakah kucing mengalami infeksi saluran kencing? Apakah buang air sembarangan tersebut baru-baru saja dilakukannya? Untuk mengatasinya Anda perlu mengunjungi dokter hewan.
Mengartikan Kebiasan Kucing
Mempunyai hewan peliharaan terutama kucing tentunya sangat menyenangkan, karena kita sama saja memiliki teman yang sangat setia. Demikian juga dengan anggota keluarga lainnya, juga dapat saling menyayangi.
Kucing adalah hewan yang sangat istimewa, tentunya hewan yang satu ini banyak disukai orang. Tapi tahukah anda kalau kucing kesayangan anda mempunyai kebiasaan atau perilaku yang sama sekali tidak anda mengerti, karena kucing tidak bisa bicara untuk mengatakan apa isi hatinya.
Kucing juga bisa merasakan sedih, gembira, marah, bosan, atau takut. Namun ada banyak lagi arti atau maksud dari kebiasaan kucing yang mungkin anda tidak mengerti. Di bawah ini dijelaskan beberapa kebiasaan kucing yang relatif dapat diartikan, sbb :
#Kucing suka menggoyang ekornya ketika berdiri,
artinya kucing sedang gembira
#Kucing suka menggoyang ekornya ketika duduk atau berbaring,
artinya kucing sedang marah atau sedang siaga.
#Kucing suka lari mondar-mandir,
artinya kucing tersebut sedang mencari perhatian kita.
#Kucing suka jalan mondar-mandir,
artinnya kalau kucing tersebut sedang bosan dan jenuh.
#Kucing suka duduk sambil melihat kita,
artinya kucing minta perhatian penuh ke kita padanya.
#Kucing suka lari mengikuti kemana kita jalan,
artinya kucing ingin kita main dengannya.
#Kucing suka menjilati bulu-bulunya,
artinya kucing sedang santai atau mandi kering.
#Kucing suka tidur terlentang,
artinya kucing tersebut merasa enak dan tenang.
#Kucing suka mendengkur seperti suara ngorok,
artinya kucing tersebut sedang bergembira dan ingin dimanja.
#Kucing suka menggeram,
artinya kucing tsb sedang marah atau merasa terancam.
#Kucing suka menjilati tangan kita,
artinya kucing sedang gembira dan tanda ungkapan terimakasihnya pada kita.
#Kucing suka menggaruk-garuk kuku,
artinya kucing sedang membersihkan dan mengasah kukunya serta memberi tanda pada daerah kekuasaanya.
Semoga penjelasan arti kebiasan kucing seperti tertulis di atas, dapat membantu anda untuk lebih dekat dengan kucing kesayangan anda. Dan tentunya kucing anda akan semakin menyayangi anda dan akan lebih menjadi sahabat anda yang paling setia.
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)


