Berikut adalah Update/Upgrade Windows XP SP2 ke SP3
1. Download Update XP SP3 (Service Pack3)
2. Setelah anda download kemudian ekstrak dengan winRAR lalu anda jalankan/install
3. Next
4. Beri ceklis pada "I Agree" kemudian next
5. Tekan tombol next
6. Selamat, anda baru saja meng-Update/Upgrade dari Windows XP SP2 ke SP3.
Translate
Popular Posts
Tampilkan postingan dengan label Operating System. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Operating System. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 Juni 2012
Spesifikasi Minimum Untuk Windows 7
Dibawah ini adalah spesifikasi minimum komputer (PC) untuk install Windows 7
Windows 7 tidak memerlukan hardware yang canggih. Prosesor hanya butuh kecepatan minimal 1 GHz, memori cukup dengan kapasitas 1 GB dan ruang harddisk minimal 16 GB. Kebutuhan hardware dengan spesifikasi minimal ini benar adanya. Terbukti dari berbagai tes yang dilakukan oleh pengguna komputer di seluruh dunia. Sebagai contoh, Windows 7 bisa berjalan lancar di netbook berbasis Intel Atom N270 (1,6 GHz).
Namun jika ingin lebih yakin, Anda bisa menjalankan Windows 7 Advisor. Aplikasi ini tersedia pada saat instalasi Windows 7. Namun ada juga versi download-nya di situs Microsoft. Aplikasi ini akan memindai hardware dan software di komputer Anda dan mengecek apakah hardware tersebut memenuhi syarat menjalankan Windows 7 dan software tersebut bisa berjalan dengan baik di Windows 7.
Setelah mengetahui kompatibilitas hardware dan software di PC atau notebook dengan Windows 7, saatnya memilih versi Windows 7. Sama seperti Vista, Windows 7 hadir dengan berbagai varian yang menyasar segmen berbeda. Setidaknya ada 6 varian yang tersedia, yaitu Starter, Home Basic, Home Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate. Dari 6 varian ini, ada beberapa yang hanya tersedia pada kondisi khusus. Windows 7 starter misalnya, hanya tersedia dalam bentuk pre-installed (telah terpasang) pada PC yang mendapat ijin untuk itu. Sementara Windows 7 Enterprise hanya akan tersedia melalui format Volume Licensing melalui software Assurance. Artinya, versi Enterprise tidak akan tersedia dalam bentuk retail maupun pre-installed.
Windows 7 Home Premium menjadi versi yang direkomendasikan bagi mayoritas konsumen karena menyajikan pengalaman komputasi yang komplit dan tampilan visual yang memikat. Sedangkan Windows 7 Professional direkomendasikan untuk perusahaan kecil dan individu yang membutuhkan sistem keamanan dan produktivitas yang tinggi. Sedangkan Windows 7 Ultimate diperuntukkan bagi power user yang ingin menikmati semua fitur di Windows 7 plus premium game.
Install Ulang atau Upgrade?
Ada kabar buruk bagi Anda pengguna Windows XP karena Windows 7 tidak bisa di-install melalui mekanisme upgrade. Anda harus install ulang dari awal (fresh install). Selain itu, pengguna Windows Vista tidak semua bisa menempuh cara upgrade. Kalaupun bisa di-upgrade, durasi upgrade akan sangat lama. Chris Hernandez, seorang Microsoft Software Engineer, pernah mencoba menghitung durasi yang diperlukan untuk instalasi ulang atau upgrade pada tiga konfigurasi komputer (low-end sampai high-end). Hasilnya waktu untuk melakukan instalasi ulang hanya 30 menit, sementara upgrade bisa mencapai 20 jam.
Jadi upgrade cuma direkomendasi bagi pengguna Vista dengan catatan sebagai berikut: Windows Vista Home Basic bisa di-upgrade ke Windows 7 Home Premium atau Ultimate ; Windows Vista Home Premium bisa di-upgrade ke Windows 7 Home Premium atau Ultimate ; Windows Vista Business bisa di-upgrade ke Windows 7 Profesional atau Ultimate ; Windows Vista Ultimate bisa di-upgrade ke Windows 7 Ultimate. Di luar rekomendasi ini, sangat disarankan Anda meng-install ulang dari awal (fresh install). Kalau jalan yang harus Anda tempuh adalah install ulang, pastikan Anda punya banyak waktu dan komputer tersebut bukan komputer utama untuk bekerja atau setidaknya tidak sedang digunakan untuk bekerja. LOR (Berita Indonesia 72)
Variasi Windows 7
Starter. Versi ini hanya akan tersedia secara pre-installed. Tanpa fitur Windows Aero, maksimal tiga aplikasi yang bisa berjalan bersamaan dan lebih menekankan pada fasilitas yang berhubungan dengan dunia internet.
Home Basic. Windows 7 Home Basic hanya akan dipasarkan di negara berkembang seperti China, India, Brazil, dan Indonesia. Mendukung prosesor 64 bit, bisa menjalankan banyak aplikasi sekaligus, dan sebagian Aero namun tidak dilengkapi dengan Multi Touch dan Windows Media Center. Direkomendasikan bagi pengguna rumahan.
Home Premium. Versi ini memiliki seluruh fitur grafis dan multimedia di Windows 7 termasuk Aero, Media Center, MultiTouch, DVD Playback, Internet Connection Sharing dan premium games. Namun versi ini tidak dilengkapi fasilitas kelas bisnis seperti Remote Desktop host dan Encrypting File System.
Professional. Versi ini memiliki seluruh fitur Windows 7 Home Premium ditambah fasilitas kelas bisnis seperti Remote Desktop, offline folders, Windows Server domain dan Windows XP Mode. Yang tidak ada adalah aplikasi BitLocker (untuk mengenkripsi seluruh isi harddisk).
Enterprise. Memiliki semua fitur Windows 7 termasuk BitLocker dan DirectAccess. Versi ini hanya tersedia melalui mekanisme volume licensing.
Ultimate. Versi merupakan sistem operasi terlengkap. Jika Anda pengguna Windows Vista Ultimate, Windows 7 Ultimate ini adalah padanannya. Di sini Anda bisa menggunakan fasilitas jaringan yang super lengkap, fasilitas backup dan restore yang semakin baik, premium games, dan banyak lagi.
Copyright: masterGOmaster.com
Sabtu, 24 Desember 2011
Mengganti Logon Screen Windows 7
Nama softwarenya adalah Logon Screen. Yang membedakan software ini dengan software lain yang sejenis adalah software ini sudah mengintegrasikan dengan context menu pada desktop Windows 7. Dengan demikian Anda bisa mengganti logon screen Windows 7 dengan melakukan klik kanan pada desktop.
Anda bisa download Windows 7 Logon Screen di sini.
Cara Membuat Bootable USB Drive
USB (Universal Serial Bus) drive telah menjadi sebuah perangkat yang sering digunakan untuk membackup data, menggeser fungsi floppy disks, CD, dan ZIP disks. USB drive tidak hanya murah, tetapi juga sangat praktis, tahan banting, dan dapat memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar. Untuk mengantisipasi saat komputer kita tidak dapat melakukan boot, kita harus memiliki bootable disk. Bootable disk dapat mengindarkan kita dari ketidakmampuan untuk mengakses komputer kita karena masalah booting. Dengan menggunakan bootable USB drive, kita bahkan dapat mengatasi masalah booting dengan lebih cepat.
Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat bootable USB drive:
1. Masukkan USB drive anda ke salah satu USB port di komputer anda
2. Klik “Start” di bagian kiri bawah di layar komputer anda
3. Ketikkan “cmd” didalam window RUN untuk membuka command prompt
4. Ketikkan “disk part” kedalam command prompt dan tekan Enter. Setelah itu ketikkan “List disk” dan tekan Enter lagi.
5. Tentukan manakah dari daftar disk yang ditayangkan yang merupakan USB drive anda. (Misalnya USB drive anda berkapasitas 4GB, maka opsi dengan size 4GB itulah yang perlu anda lihat). Catat nomor yang mengidentifikasi USB drive Anda itu di kertas.
6. Ketikkan command berikut kedalam command prompt untuk melakukan format terhadap USB drive anda.
“Select disk A,” ganti “A” dengan nomor yang anda dapatkan di langkah ke 5 tadi. Tekan Enter
“Clean.” Tekan Enter
“Create Partition Memory.” Tekan “Enter.”
“Select Partition A.” Tekan “Enter.”
“Format FS=NTFS.” Tekan “Enter.”
“Assign.” Tekan “Enter.”
“Exit.” Tekan “Enter.”
7. Masukkan CD instalasi Windows XP atau Vista anda. Komputer anda akan membaca CD instalasi itu, dan sebuah window akan muncul di layar. Daftar dari semua drive yang ada akan ditampilkan disitu. Carilah huruf yang merupakan simbol dari CD-ROM serta USB drive anda. Catatlah huruf-huruf ini di kertas.
8. Ketikkan command berikut kedalam command prompt:
“B:CD boot,” ganti “B” dengan huruf yang merupakan simbol dari CD-ROM. Tekan “Enter.”
“CD boot.” Tekan “Enter.”
“Bootsect.exe/NT60 C:,” ganti “C” dengan huruf yang merupakan simbol dari USB Drive. Tekan “Enter.”
9. Copy boot information dari CD instalasi ke USB drive dengan memasukkan command berikut kedalam command prompt:
“xcopy C:*.* /s/e/f B:/,” ganti “B” dengan huruf yang merupakan simbol dari CD-ROM dan ganti “C” dengan huruf yang merupakan simbol dari USB drive. Tekan “Enter.”
Biarkan komputer melakukan copy data dari CD instalasi ke USB drive.
10. Cabut USB drive dari USB port, pasang kembali tutupnya, dan berikan label “bootable” dengan spidol. Simpan USB drive itu di tempat yang aman. Keluarkan CD instalasi Windows anda dan kembalikan ke tempatnya.
Rabu, 21 Desember 2011
Tips Cara Cepat Install Windows XP
Hai semua! Kali ini saya akan jelaskan cara cepat install windows XP.
Seberapa cepat anda menginstall windows XP ? 50 menit ? atau 1 jam ?
Hehehe. Tenang, disini kita akan mencoba install windows XP hanya dengan
15-20 menit. Wow, bagaimana cara install’nya ?? Mudah kok, ada sedikit
trik tersembunyi yang mesti anda tahu! Mau ?
Caranya begini :
1. Boot’lah melalui CD Windows XP.
2. Setelah semua file sudah diload, muncul pilihan untuk memilih partisi. Pilih partisi yang akan diinstall windows XP. (Biasanya di drive C)
3. Sekarang formatlah partisi anda. Pilih yang NTFS.
4. Kalau proses formatnya sudah selesai, otomatis PC/laptop akan merestart.
5. Selanjutnya, ada sedikit trik nih yang perlu anda tahu.
6. Setelah reboot, muncul layar di mana dibutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk menyelesaikan instalasi windows XP.
7. Sekarang, tekan SHIFT + F10 pada keyboard anda. (berguna untuk membuka Command Prompt).
8. Ketikkan taskmgr pada jendela command prompt. Lalu enter. (berguna untuk membuka Task Manager).
9. Setelah task manager terbuka, klik tab Processes. Disini kita akan menemukan proses yang sedang berjalan yaitu Setup.exe.
10. Klik kanan pada Setup.exe, pilih Set Priority lalu pilih High atau Above Normal.
Kalau sudah, tinggal di close aja task managernya. Sambil nunggu proses install windows xp nya selesai, anda bisa bikin minum dulu / beli cemilan di luar. Insya allah, proses install windows XP akan segera selesai. Hehehe.
Selamat mencoba ! ^_^
Caranya begini :
1. Boot’lah melalui CD Windows XP.
2. Setelah semua file sudah diload, muncul pilihan untuk memilih partisi. Pilih partisi yang akan diinstall windows XP. (Biasanya di drive C)
3. Sekarang formatlah partisi anda. Pilih yang NTFS.
4. Kalau proses formatnya sudah selesai, otomatis PC/laptop akan merestart.
5. Selanjutnya, ada sedikit trik nih yang perlu anda tahu.
6. Setelah reboot, muncul layar di mana dibutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk menyelesaikan instalasi windows XP.
7. Sekarang, tekan SHIFT + F10 pada keyboard anda. (berguna untuk membuka Command Prompt).
8. Ketikkan taskmgr pada jendela command prompt. Lalu enter. (berguna untuk membuka Task Manager).
9. Setelah task manager terbuka, klik tab Processes. Disini kita akan menemukan proses yang sedang berjalan yaitu Setup.exe.
10. Klik kanan pada Setup.exe, pilih Set Priority lalu pilih High atau Above Normal.
Kalau sudah, tinggal di close aja task managernya. Sambil nunggu proses install windows xp nya selesai, anda bisa bikin minum dulu / beli cemilan di luar. Insya allah, proses install windows XP akan segera selesai. Hehehe.
Selamat mencoba ! ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)




